Swag Couple Series [#1 Intro Boy ver.]

factfeb19

ohnajla || romance, schoollife || Teen || chaptered

Min Yoonji (OC) aka Yoongi lil sister

Park Jimin BTS 

Min Yoongi aka Suga BTS 

Jeon Jungkook BTS

other cameo

**

#1 Intro Boy ver.

Pagi-pagi aku sudah sampai di sekolah. Pukul 7, satu jam sebelum bel masuk. Rajin ‘kan? Tentu saja, aku ini ketua kelas.

Konsekuensi datang pagi adalah bersih-bersih kelas. Itu sudah tidak bisa diganggu gugat lagi. Aku siswa serba guna. Ya ketua kelas, ya teacher pet, ya babu. Pokoknya sebutuhnya lah.

Mungkin karena aku jarang marah ya, makanya semua orang bisa memperlakukanku seenak mereka. Iya juga sih, temanku Jungkook saja sampai bilang “kau tampak seperti orang bodoh kalau terus tersenyum seperti itu”.

Ya mau bagaimana lagi. Dari sononya aku sudah begini.

Aku ini ramah. Baik hati, rajin menabung, alim—

Ah lupakan.

Karena masih sepi, aku pun memulai kegiatan bersih-bersih. Begini jauh lebih gampang. Tidak akan bikit ribet dan berisik. Gadis-gadis di kelas suka sekali teriak-teriak kalau aku meminta mereka mengangkat kursinya dulu.

Padahal aku tidak memaksa mereka mengangkat rok .___.

Beginilah nasib ketua kelas.

Ibuku bukannya tidak tahu nasib anak ini. Yang ada malah mendukung. Katanya, agar aku dapat pahala dan masuk surga, aku harus sering-sering membabu di sekolah.

Oke fix. Aku sayang eomma.

.

.

Selesai menyapu pukul setengah delapan. Karena belum sarapan, aku pun membuka kotak bekal yang dibuat ibuku dengan penuh cinta dan kasih sayang.

Menu yang sederhana memang. Hanya kimbab gulung sepuluh potong. Itu sudah cukup untuk sarapan.

Pukul tujuh empat lima kelas mulai ramai. Teman-teman berdatangan seperti pasukan semut yang dapat sekotak gula. Kelas yang semula hening langsung ramai oleh suara-suara mereka. Maklum, kemarin hari minggu jadi begitu masuk semuanya langsung cerita tentang weekend masing-masing.

Jungkook teman sebangkuku juga datang. Dia menyapaku ala lelaki, yakni tos lalu menubrukkan bahu masing-masing.

“Ceria sekali hari ini,” sapaku saat kulihat binar di wajah imutnya.

Dia meletakkan tasnya di atas meja lalu duduk. “Eo. Aku menang bowling kemarin dari Mingyu.”

Kau mengharapkan apa Park Jimin? Memang sejak kapan Jeon Jungkook akan peduli pada perempuan?

“Hanya karena itu?” tanyaku memastikan.

Ani. Kami taruhan. Dia bertaruh akan membelikanku Timberland kalau aku mendapat strike sepuluh kali berturut-turut.”

Timberland? Oh my god. Bodohnya Mingyu yang memberi janji seperti itu.

Beberapa detik tersisa sebelum bel masuk, seseorang yang belum tampak batang hidungnya di kelas ini tiba-tiba muncul.

Otomatis kedua ujung bibirku pun terangkat.

Kesayanganku datang.

Aku memberinya senyuman yang terbaik meskipun dia sama sekali dia melirik padaku. Oh cantiknya. Hari ini dia pakai jepit ya?

“Menyingkir.”

Jooheon yang memang menghalangi jalan langsung menoleh. Begitu tahu siapa yang menegurnya dia pun tersenyum jahil. “Halo kucing~~”

Aku menggeleng pelan. Dasar Jooheon bodoh. Cari mati ya?

DUG!

“AW!”

Dan aku pun dengan jahatnya menertawai temanku sendiri. Mampus, rasakan itu. Sudah tahu kesayanganku tidak suka dipanggil kucing, tetap saja dia menggodanya. Aku menyeringai saat yang lain langsung memberi jalan pada gadis tercintaku.

Namanya Min Yoonji. Adik perempuan dari ketua dewan ketertiban sekolah, Min Yoongi. Dalam kata lain, dia itu kesayanganku. Si swag cantik yang judes sekali kalau sudah berhadapan yang namanya kaum adam. Hampir semua gajah milik laki-laki di kelas ini pernah kena tendang. Jahat ‘kan? Aku saja pernah.

Sifatnya itu tidak jauh beda dengan kakaknya. Kakaknya juga sama saja, garang-garang imut #eh. Nggak sih, masih imut adiknya. Aku ini bukan dedemit yang jeruk makan jeruk. I’m straight!

Saking garangnya, Yoonji sampai tidak punya teman dekat di kelas. Ya juga sih, siapa juga yang mau berteman dengan si judes? Pasti semuanya bakal bilang tidak. Belum-belum sudah dimarahi, ‘kan bikin sakit hati.

Tapi aku yakin, di kelas ini tidak ada satu pun yang membencinya. Meskipun garang dia itu sebenarnya baik. Tsundere-lah istilahnya. Itulah yang membuatku sangat menyukainya.

Pandangan kami sempat bertemu. Aku tersenyum padanya yang hanya dibalas dengan matanya yang langsung berpaling ke yang lain. Ya ampun … manisnya….

.

.

.

Aku suka pelajaran Sastra Korea. Shin Hoseok seonsaengnim selalu memberi tugas kelompok yang terdiri dari dua orang tapi tidak boleh dengan teman sebangku. Harus teman lain bangku. Dan bagiku itu adalah kesempatan. Tanpa pikir panjang aku langsung menghampiri meja Yoonji.

“Aku berkelompok denganmu, ya?”

Dengan hanya melirikku dia pun mengangguk. Yes! Misi berhasil.

Duduk bersebelahan dengannya begini membuat jantungku makin over. Ah~ I like that.

Kau tidak akan bisa membayangkan bagaimana aroma shampoo bayi yang dipakainya menggelitik lubang hidungku. Kalau saja ini bukan di kelas, sudah pasti aku akan menciumi kepalanya. Ya ampun, Min Yoonji sayang >< ><

Kami hanya mendapat tugas membuat puisi akrostik dengan nama satu sama lain. Tapi, dengan ketentuan harus bersambung.

Tugas yang begini sih tidak sulit untukku. Aku sudah terlalu sering membuat namanya menjadi puisi akrostik berbagai bentuk. Tapi yang sulit, adalah membuatnya memiliki arti yang nyambung dengan puisi akrostik buatannya.

“Ng … Yoonji-a, bagaimana kalau Min punyaku di sambung dengan Min punyamu? Kita sama-sama punya Min dan Ji.”

Dia menoleh. Menatapku. Haduh, semoga saja aku tidak terkena serangan jantung dadakan.

“Oke.”

Hanya itu balasannya dan aku sudah tersenyum.

Kelas Sastra Korea akan berakhir sebentar lagi. Dan kami sudah menyelesaikan tugas. Hanya tinggal menunggu yang lain selesai. Sambil menunggu, diam-diam kugerakkan tanganku ke bawah meja sampai kurasakan kulit tangannya yang halus. Aku meliriknya untuk melihat responnya. Tepat saat itu juga dia menatapku sekaligus menginjak kakiku kuat-kuat.

AKH—

Sial.

Sakit.

Reflek kutarik kembali tanganku untuk mengusap kakiku yang masih nyut-nyutan. Oh man. Ganas sekali gadisku.

Aku ini pacarmu, Yoonji-a….

Bisakah kau sedikit lebih lunak padaku?

Dengan kedua lengan terlipat di perutnya, dia menatapku seolah mengatakan “tidak akan pernah, sayang”.

Aku hanya tersenyum getir.

TBC

Advertisements

3 Replies to “Swag Couple Series [#1 Intro Boy ver.]”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s