Swag Couple Series [#4 Don’t Mess With Me]

2-intro-girl

ohnajla || romance, schoollife || Teen || chaptered

Min Yoonji (OC) aka Yoongi lil sister

Park Jimin BTS 

Min Yoongi aka Suga BTS 

Jeon Jungkook BTS

other cameo

**

#1 Intro Boy ver.

#2 Intro Girl ver.

#3 Want You More

#4 Don’t Mess With Me

Yoonji itu adalah satu dari sekian gadis paling cantik di SMA Bangtan. Dia menempati urutan ketiga setelah siswi senior Joohyeon dan anak baru Jisoo. Entahlah ranking itu berdasarkan apa. Yang jelas, semuanya di SMA Bangtan sepakat kalau Yoonji masuk tiga besar dalam kategori gadis tercantik.

Kemana pun dia pergi, dia akan menjadi sorot perhatian.

Ke kantin.

Ke toilet.

Ke perpustakaan.

Ke laboratorium.

Ke ruang ganti.

Ke lapangan.

Ke depan kelas.

Kemana saja pokok.

Bahkan dia sering dimintai nomor oleh siswa-siswa diluar SMA Bangtan setiap acara olahraga berlangsung.

Diluar, Yoonji memang tampak tak peduli. Tapi sebenarnya, dia sangat sangat terganggu.

Dia benci pada laki-laki yang suka sok kenal sok dekat.

Tahu-tahu duduk di sebelahnya, menyebutkan nama dan meminta nomor.

I don’t give a shit.

Inginnya bicara begitu tapi dia terlalu malas mencari gara-gara.

Mungkin kalau dia adalah Min Yoongi, dia pasti akan bicara seperti itu tanpa pandang bulu.

Biar tahu rasa.

Di kelas saja, meskipun dia sudah menjahati para laki-laki, mereka tetap saja mengganggunya.

Seperti Jooheon, Sanghyuk, Changkyun, Sungjae, Taehyung. Sssh … lima komplotan itu sangat menyusahkan jiwa raga. Sempat dia berpikir untuk mencari buku tentang ‘cara menolak lima alien lubang hitam agar tidak kembali ke bumi lagi’. Tapi mau dicari sampai mati pun, buku itu tidak akan terbit.

Ingin sekali dia membakar semua gedung penerbit di dunia ini karena tak becus menerbitkan buku seperti itu.

Lain halnya dengan Park Jimin.

Dia biasa saja. Wajahnya biasa saja. Tingginya biasa saja. Otaknya biasa saja. Pokok sangat biasa.

Terkenal juga tidak. Disebut-sebut paling jelek pula di kelas.

Sangat berbanding terbaliklah dengan Yoonji.

Anak teladan yang sangat biasa.

Mungkin karena perbedaan bak kutub positif dan negatif itu, akhirnya mereka bisa bersatu seperti sekarang. Menyeimbangkanlah, katakanlah.

Mereka baru berkencan saat kelas 2. Di kelas 1, Yoonji terlanjur cuek.

“Yoonji-a, kenapa kau tidak mengikuti jam olahraga tadi pagi?”

Yoonji yang memang paling benci pelajaran olahraga, selalu punya 1001 alasan untuk menghindari pelajaran itu. Tadi dia izin karena sedang sakit, sekarang usai jam olahraga dia sudah ada di kelas. Kelas dalam keadaan nyaris kosong. Maklum, jam istirahat.

“Bukan urusanmu.”

Jimin pun duduk di depannya, menatapnya lekat-lekat yang membuatnya semakin benci laki-laki itu.

“Aku ini ketua kelas, aku harus tahu alasan kenapa kau tidak ikut olahraga.”

Yoonji menatapnya kesal. “Kenapa kau ini sangat suka menggangguku, huh?”

Yap, sejak kelas 1 Jimin sudah menyukai Yoonji dan selalu saja mengejarnya. Anehnya, meskipun sudah ketahuan Jimin terlihat santai-santai saja.

“Karena aku ketua kelas? Kenapa? Salah kalau peduli?”

Hish, Yoonji kesal sekali padanya.

“Aku punya senapan di dalam tasku.”

Dahi Jimin langsung mengernyit heran. “Jangan bercanda.”

“Kau mau bukti?” tanya Yoonji menantang. Dia sudah merogoh tasnya, mengeluarkan senapan air yang dibeli kakaknya sebagai jaga-jaga kalau dia harus pulang sendiri.

“Eiy Yoonji­-a. Ini sekolah, bagaimana kau—”

CROT!

Pfft.

Wajah Jimin pun sudah basah karena semprotan air dari senapan yang dikeluarkan Yoonji. Mati-matian gadis itu menahan tawanya.

“Hei Min Yoonji—”

CROT!

“Kau tidak bo—”

CROT!

“Min Yoonji!!”

CROT CROT CROT!

“BUWAHAHAHAHA—”

BUZZZZ

Karma pun bertindak. Wajah Yoonji kini juga basah karena air. Bukan air langsung dari senapannya. Tapi air yang disemburkan mulut Jimin. Oh shit!

YAA! NEO MICHEOSSEO!!”

Adegan kejar-kejaran bak film India pun berlangsung. Untung saja di kelas hanya ada mereka berdua. Yoonji yang mengejar dengan senapan air dan Jimin yang berusaha menghindar sambil melindungi wajahnya.

Tahu-tahu air di dalam senapan itu habis. Yoonji menepuk-nepuk senapannya dengan kesal, sampai dia tidak sadar kalau Jimin langsung melancarkan serangan. Tiba-tiba saja mereka sudah menempel di tembok.

Ralat.

Hanya punggung Yoonji yang menempel di tembok. Dan Jimin mengunci kedua tangannya.

“Tertangkap,” gumam Jimin sambil terengah-engah. Lari-lari seperti tadi membuat energinya makin terkuras.

Yoonji berusaha membebaskan tangannya tapi cengkraman Jimin terlalu kuat. Dia menatap laki-laki itu galak. “Lepaskan tidak?!”

Jimin menggeleng sambil tersenyum. “Shireo.”

Yaa! Park Jimin!”

Senyum Jimin makin lebar. Dia suka mendengar Yoonji menyebut namanya dengan lengkap. “Ada apa, Min Yoonji?”

Mendengar suara husky Jimin yang menyebut namanya begitu, bukannya membuat Yoonji terenyuh, yang ada dia justru makin kesal. Lagi-lagi dia mencoba membebaskan tangannya tapi gagal. “Cepat lepaskan aku! Kau ingin orang-orang salah paham melihat ini?!”

Wae? Kenapa aku harus pikirkan kata-kata orang?”

“Kau memaksaku melakukan ini.”

“Um?”

BANANA KICK!

“AAAAAAKH!!”

Itulah pertama kalinya dalam sejarah, seorang Park Jimin terjatuh di lantai gara-gara tendangan pisang. Yap! Itu jugalah kisah cinta mereka dimulai.

TBC

Advertisements

One Reply to “Swag Couple Series [#4 Don’t Mess With Me]”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s