Cactus [#2 Friend?]

ohnajla 

mystery, school life

General

Chaptered

Min Cheonsa (OC), Kim Taehyung (aka V BTS), Min Yoongi (aka Suga BTS), Jeon Jungkook (BTS), Kim Seokjin (aka Seokjin BTS), Oh Sena (OC), others

###

#1 Who? #2 Friend?

###

“Orang gila mana yang membawa kaktus ke sekolah kalau bukan kau.”

Cheonsa memutar-mutar pot kaktus kecil itu di tangannya. Terkadang dia mengangkatnya tinggi, terkadang menurunkannya sampai selevel dada. Tapi, tak ditemukan hint apa pun seperti yang terdapat dalam outcast.

“Sebenarnya siapa sih yang menaruhnya di sini?” herannya, dengan mulut bergumam sendiri.

Kalau seandainya yang terdampar di lokernya adalah cokelat batangan atau setangkai mawar, Cheonsa bisa menebak kalau pemberinya adalah secret admirer-nya. Tapi kaktus? Kenapa dari sekian tanaman hias, harus kaktus yang terdampar di lokernya? Sebegitu tidak pantaskah Min Cheonsa disukai?

“Oh astaga! Sudah pasti ini adalah kelakuan orang iseng.”

“Tapi siapa?”

“HAYO! SEDANG APA ADIK IPAR?!”

Cheonsa nyaris saja melempar pot kaktus kecil itu gara-gara suara keras seorang gadis yang sangat-sangat dikenalnya. Dia mendesis dan nyaris saja menimpuk kepalanya dengan kaktus itu –seandainya dia tidak sadar siapa pemilik gadis berisik ini.

“Kau mengagetkanku ‘tau!”

Oh Sena, dewi sekolah pacar si pangeran tidur, nyengir tak berdosa sambil memeluk erat Cheonsa dari samping. “Maaf. Kau sih kelihatan serius sekali. Sedang apa? OH! Apa ini? Kenapa bawa-bawa kaktus ke sekolah? Ah! Atau jangan-jangan—hmph!”

“Berisik,” gerutu Cheonsa saat membungkam mulut Sena. “Bisa tidak, tidak usah teriak-teriak?”

Sena menunjukkan simbol ‘oke’ dengan tangannya. Lantas Cheonsa pun melepaskan bungkamannya.

“Jadi, kenapa kau membawa kaktus ke sekolah?”

“Kau pikir aku segila itu membawa tanaman ini ke sekolah? Aku menemukannya pagi ini saat membuka loker. Sepertinya ada orang iseng yang sengaja menaruhnya di lokerku.”

“Siapa? Penggemar?”

Cheonsa menggendikkan bahu. “Orangnya tidak menaruh jejak apa pun.”

“Tidak ada surat? Atau post it?”

Cheonsa menggeleng. “Tidak keduanya.”

“Hmm … aneh. Padahal hari ini bukan White Day. OH! Mungkin!! … tidak sih. April fools juga tidak. Kau tidak coba tanyakan pada teman-temanmu?”

Cheonsa pun menaruh kembali pot kaktus kecil itu di dalam lokernya. “Aku tidak punya teman.”

Ekspresi Sena mendadak sendu. “Maaf….”

Setelah mengambil buku diktat, Cheonsa pun menoleh pada si dewi sekolah yang masih setia berdiri di sampingnya. “Kau mendatangiku untuk menanyakan posisi kekasihmu ‘kan? Dia tidak pernah beranjak sedetik pun dari tempatnya. Datangi sana, ajak dia makan.”

Sena pun mendadak sumringah. Dia mengecup kilat pipi Cheonsa sebelum beranjak menuju kelas, membangunkan polar bear-nya dari hibernasi panjang. “Duluan ya! Daaah!”

Cheonsa balas melambai sambil bergumam ‘berisik’. Sedetik kemudian tangannya langsung ditarik turun setelah mendapati siapa yang datang menghampirinya.

“Ternyata di sini orangnya,” gumam Taehyung yang langsung berhenti jarak dua langkah dari posisi Cheonsa. Ia menarik keluar benda berbentuk seperti wafer roll dari saku kemejanya. “Seperti kataku tadi, kukembalikan.”

Cheonsa memperhatikan bolpoinnya sejenak sebelum menatap Taehyung lagi. “Pakai saja dulu.”

Taehyung menggeleng. “Aku sudah beli yang baru. Nah, ambil.”

Cheonsa mendengus. “Wah kau sungguh luar biasa. Meminjam tanpa kata ‘tolong’, bahkan mengembalikan pun tanpa kata ‘terima kasih’. Sebenarnya atas dasar apa kau mendapat gelar siswa teladan sih?”

Tiba-tiba Taehyung membungkuk. Cheonsa mengerutkan dahi tak mengerti sampai akhirnya dia mengetahui alasan kenapa Taehyung melakukannya.

“Kau benar-benar murid teladan, Kim Taehyung,” ujar guru pria yang barusan mendapat salam hormat dari Taehyung. Sekilas, Cheonsa merasa bahwa guru itu baru saja meliriknya.

Hmm … jadi, tak ada satu pun orang yang berpihak padanya. Cheonsa is strong power thank you.

“Sekarang kau tahu ‘kan kenapa aku bisa mendapat gelas siswa teladan?” ujar Taehyung yang entah bagaimana, dadanya terlihat lebih membusung dari beberapa sekon sebelumnya.

Cheonsa lantas merebut bolpoinnya. “Terserah saja.”

Taehyung tersenyum menang. Tak sengaja, dia mendapati pot kaktus kecil di loker Cheonsa yang masih terbuka lebar.

“Ternyata benar ya kata orang-orang.”

Cheonsa yang sempat direpotkan dengan kegiatannya memasukkan bolpoin ke pounch-nya pun mendongak. “Mwo?”

“Kau itu orangnya aneh.”

Air muka Cheonsa mendadak kecut.

Taehyung mendorong dagunya pada loker Cheonsa yang masih terbuka lebar. “Orang gila mana yang membawa kaktus ke sekolah kalau bukan kau.”

Cheonsa langsung menoleh pada lokernya, dan detik berikutnya tampak dirinya yang terburu-buru menutup lokernya itu.

“Tidak usah malu padaku, Nona. Aku sudah melihatnya. Tapi kerahasiaan ini ada pada pilihanmu.”

Cheonsa benar-benar tak bisa menutupi rasa tak sukanya dari cara bicara Taehyung. “Kau ini bicara apa sih? Bukan aku yang membawanya.”

Taehyung menggendikkan bahu, tak peduli. “Aku tidak akan bilang pada siapa-siapa dengan satu syarat.”

“Hei, sudah kubilang, bukan aku yang—”

“Syaratnya adalah berteman denganku.”

“… mwo? Omong kosong apa yang sedang kau bicarakan ini?”

Sekali lagi Taehyung menggendikkan bahu. “Kuberi waktu lima detik untuk menjawab. Say yes or no. Satu.”

“Bukan aku yang membawanya, astaga.”

“Dua.”

“Hei, kau ini lebih percaya siapa sih?”

“Percaya diriku sendiri. Tiga.”

Cheonsa merotasikan bola matanya jengah.

“Empat.”

“Dasar gila.” Tak mau berlama-lama, Cheonsa pun beranjak melewatinya. Tanpa sepengetahuannya, Taehyung tersenyum puas sebelum melipat jari kelingkingnya sendiri.

“Lima. Oke, diam berarti ‘ya’. Akan kujaga rahasiamu dengan baik, Nona.”

Jangan didengar, pura-pura saja tidak kenal, batin Cheonsa selama perjalanan kembali menuju kelas.

tbc

Advertisements

2 Comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s