Couple Goals #01 [Swag Couple Series II]

ohnajla || romance, hurt/comfort || PG-17 || Chaptered

Min Yoongi (SUGA BTS), Oh Sena (OC), other cameo

Swag Couple Series

Chapter 01

*at first sight I could recognize you. As if we were calling for each other. The DNA in my blood vessel tells me. That it’s you I was looking all over for*

Give me a glass of Whiskey.” Yoongi menunjukkan jari telunjuknya, mempertegas aksen Inggris-nya yang –menurutnya setingkat di bawah native. Setelah mendapat anggukan, dia pun memutar kursi itu. Membelakangi meja bar, memperhatikan orang-orang yang sedang menari di bawah lampu kerlap kerlip, diiringi musik dari sang DJ.

Lagu yang menyenangkan. Yoongi mengangguk-anggukkan kepalanya kecil, mengikuti irama musik. Sesekali ia memamerkan senyum miring dan kerlingan matanya pada gadis-gadis yang tak sengaja bertemu tatap dengannya. Tahu-tahu salah seorang di antaranya mendekat. Yoongi liar memandang dada gadis itu yang sedikit menyembul dari one-piece dress yang begitu sesak. Setelahnya ia nyengir sok tak berdosa saat gadis itu berhenti tepat di depannya.

Hi,” sapa si gadis lebih dulu.

Hi,” balas Yoongi kemudian. Ia tersenyum lebar saat gadis itu meremas salah satu bahunya. Jangan lupakan juga dia yang curi-curi pandang pada dada besar milik si gadis.

I’m Kate. Who’s your name, pretty boy?”

Yoongi.”

“Unki?”

Yoongi terkekeh, lantas menggeleng. “I think it’s so difficult to you. So, you can call me Agust D.”

Ow, what a great name, Baby. How old are you?”

“Nineteen.”

Kate –gadis itu- kembali dibuat terkejut untuk kedua kalinya. Tanpa peringatan apa-apa, usai bartender menghidangkan pesanan Yoongi, Kate duduk di salah satu paha Yoongi yang membuat Yoongi agak terkejut tapi dia hanya bisa nyengir.

Mana mungkin seorang Min Yoongi menyia-nyiakan kesempatan ini? Kate begitu seksi dalam balutan dress ketat merahnya. Tubuh yang berisi, dada yang besar dan pantat yang … ugh sulit untuk seorang pria sepertinya menahan diri. Seandainya dia di sini bukan karena terikat oleh beasiswa negaranya, mungkin ia akan membawa gadis ini ke kamar dan melepas hasratnya begitu saja.

Tapi tak apalah, untuk saat ini, seperti ini saja sudah cukup. Ia merangkul pinggang Kate dengan alasan supaya Kate tidak jatuh. Alasan picik!

How about you? ‘r you twenty?” tanya Yoongi setelah menyesap sedikit minumannya.

Yes. I am.”

Really? But you look younger, Kate. I think you’re eight.”

Kate memukul dada Yoongi manja. Yoongi terkekeh. Gara-gara sering menggoda Yoonji, kebiasaannya itu jadi terbawa sampai kemari.

“Do you have a girlfriend, Agust D?”

Yoongi menggeleng. “How ‘bout you?”

“No.”

“Why not? You’re so beautiful. I think you have so many exes.”

“Exes ma as*. They’re fu**ing annoying. Stop talking about them.”

Yoongi terbahak. Kemudian tersenyum. Ah … mendadak dia teringat Yoonji. Rindu sekali rasanya mendengar sumpah serapah dari bibir gadis itu. Andai Yoonji di sini, mungkin gadis itu akan mengomelinya dengan kata-kata kasar karena berani-beraninya pergi ke bar dan menggodai wanita malam-malam.

Ia menyesap sedikit whiski-nya.

Don’t follow me, please.

Mendengar suara itu, ia reflek menoleh. Dahinya berkerut melihat seorang pria Barat yang sedang membuntuti –atau bisa disebut juga memaksa seorang gadis yang kelihatannya bukan merupakan salah satu wanita pribumi. Matanya memicing untuk memperjelas penglihatannya atas siapa gadis Asia itu. Namun belum sempat ia berhasil melihat wajahnya, Kate sudah lebih dulu memutar kepalanya.

Boy, where you look at? I’m here.”

Yoongi memberinya senyum tipis, agak tidak rela. Lantas kembali menoleh. “Is that an Asian?”

Kate ikut menatap kemana Yoongi menatap. Ia lantas menggendikkan bahu. “I think so. I don’t know her. Why?”

Pria Barat dan gadis Asia di sana itu masih saja bersiteru. Yoongi tidak dengar, suara musik terlalu keras untuk menyaingi suara mereka. Ia tak mengerti kenapa ia begitu ingin tahu, tapi melihat seorang gadis yang berasal dari benua yang sama dengannya, membuatnya tertarik.

Oh, mungkin bukan karena alasan itu. Bisa jadi ketertarikannya itu berdasarkan sebuah feeling yang begitu kuat, yang mengatakan bahwa, hei! Kau mengenalnya!

Dalam sekejap ia mendadak bangkit, secara otomatis mendorong gadis berbadan seksi yang sempat menarik atensinya untuk enyah dari pangkuannya. Ia tak peduli dengan seruan dan makian Kate. Langkahnya begitu terburu menghampiri pasangan itu yang kini semakin panas.

“Enyahkan tanganmu darinya, Dude,” serunya tegas seraya menarik tangan pria Barat itu yang hampir saja memukul wajah si gadis Asia. Setelah pria Barat itu menyadari keberadaannya, ia menghempaskan tangan pucat itu, lantas menarik gadis Asia untuk berdiri di belakangnya.

“Siapa kau? Ini bukan urusanmu, jangan ikut campur.”

Yoongi segera berdiri di depan si gadis, menutupi pria berambut pirang itu untuk menggapainya.

She’s my girlfriend, so what? Kau itu yang siapa.”

Pria Barat termasuk gadis Asia di belakangnya sama-sama terkejut. Lebih tepatnya mereka tidak bisa memercayai apa yang barusan keluar dari mulut Yoongi.

It’s maybe weird but she’s mine now. Don’t even dare to touch her. I don’t care who are you. Just leave her alone.

Pria itu tampak kesal. Tapi dia tidak bisa berbuat apa pun dan memilih pergi seperti yang Yoongi suruh.

Kepergiannya membuat Yoongi akhirnya menghela napas lega. Bukannya ia takut, hanya saja, tinggi tubuhnya terlalu mungil jika dibandingkan dengan pria itu. Meski nyalinya lumayan luar biasa, tapi ia sempat khawatir juga kalau tiba-tiba pria itu menghantam wajahnya.

“Terima kasih.”

Yoongi tersentak sebelum akhirnya berbalik. Oh ya, dia lupa kalau di belakangnya ada sosok yang dilindunginya. Sosok yang begitu familiar di telinga ataupun matanya. Sosok itu.

“Kau baik-baik saja, Sena?”

Ya, Sena, Oh Sena, seorang gadis yang pernah mengungkapkan rasa suka padanya. Yang sayangnya berhasil ia patahkan hatinya karena perasaannya yang hanya terbutakan oleh Yoonji. Gadis itu kini berdiri di hadapannya –yang ia tidak mengerti kenapa mereka bisa bertemu di tempat ini-, menyadarkannya bahwa tangan mereka masih saling bertaut. Ia berdehem.

“Ya aku baik-baik saja. Terima kasih. Tapi, itu tidak perlu.”

Ia mengerutkan dahi. “Apa maksudmu?”

“Kau baru saja mengecewakan pelangganku.”

Mwo?” Dahi Yoongi berkerut semakin dalam. Namun Sena seolah tak sudi memberinya jawaban. Gadis itu malah pergi setelah mengatakan, “Jangan ikuti aku”. Seolah Yoongi ini seorang penggemar fanatik yang sangat ingin meminta foto dan tanda tangannya.

Sayangnya Yoongi bukan tipe yang menurut begitu saja. Mungkin dia akan terlihat sama saja seperti pria pirang tadi, mengejar Sena meski ia telah dilarang untuk mengikuti.

“Hei, apa maksudmu dengan pelanggan? Jelaskan dulu padaku.”

“Kau tidak perlu tahu.”

“Aku tidak perlu tahu? Bagaimana aku bisa begitu saja berpura-pura tidak dengar kalau pada akhirnya kau membuatku penasaran sampai mati? Aku akan membiarkanmu pergi kalau kau menjelaskannya padaku. Janji.”

Sena berhenti mendadak –membuat Yoongi nyaris menabraknya- sebelum berbalik. “Aku bekerja di sini. Sebagai pemuas kaum kalian, mengerti? Sekarang biarkan aku pergi.”

Yoongi membeku di tempat. Apa barusan? Rasanya telinganya baru saja berdengung keras hingga membuatnya melewatkan kata-kata penting yang ingin ia dengar. Tapi tentu saja itu hanyalah sebuah ungkapan hiperbolis. Dia mendengar semuanya dengan jelas. Jelas sekali. Saking jelasnya sampai dia lupa pada janjinya sendiri.

Tahu-tahu ia sudah mencengkram pergelangan tangan Sena, membuat gadis berbalut dress hitam bling-bling itu menatap galak padanya.

“Mau kemana?”

“Kau sudah berjanji akan membiarkanku pergi.”

Yoongi menggeleng. “Aku membatalkan janji itu, secara sepihak.”

“Apa—”

“Aku berubah pikiran.” Yoongi menyeringai saat mendapati ekspresi bingung bercampur galak Sena. “Seperti yang kubilang pada pria tadi. Kau milikku sekarang. Anggap saja ini sebagai bentuk maafku karena telah membuatmu kehilangan pelanggan.”

Tbc

Advertisements

4 Comments

  1. Sist. Utk password, ada keterangan tulis chapterdnya, maksudnya bagaimana ya? Ditulis hanya angka (01) or chapte 01?. Aku kurang paham

    Like

      1. ya kamu baca aja postingan password couple goals. (tulis judul lagunya)_(tulis nama asli tanpa marga member yang nyanyiin part itu)_(tulis chapter-nya). kmu harus nebak judul lagu dari kutipan lagu di Couple Goals pt 1. trus itu kutipan lirik yg dinyanyikan siapa, tulis nama asli(bukan panggung). baru kasih angka chapter

        Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s